Jual Proving ring penetrometer - Proving ring penetrometer - Pengoprasian pada proving ring penetrometer - Cara kerja proving ring penetrometer.
Proving Ring Penetrometer adalah alat uji tanah manual yang digunakan
untuk menentukan nilai kekuatan tanah di permukaan atau pada kedalaman dangkal
secara cepat. Alat ini bekerja berdasarkan prinsip mekanika pegas pada sebuah
cincin baja elastis.
Berbeda dengan DCP yang menggunakan beban jatuh (dinamis), Proving Ring Penetrometer menggunakan tekanan manual yang konstan (statis) dari tenaga manusia.
1. Komponen Utama Alat
·
Handle (Pegangan): Berbentuk "T" yang
digunakan operator untuk menekan alat ke dalam tanah.
·
Proving Ring: Cincin baja berbentuk lingkaran yang
berfungsi sebagai sensor beban. Cincin ini akan sedikit memipih saat ditekan,
dan besarnya perubahan bentuk tersebut mewakili besarnya gaya tekan.
·
Dial Indicator: Jarum jam ukur yang dipasang di tengah
Proving Ring untuk membaca deformasi cincin dalam satuan mikron, yang kemudian
dikonversi menjadi satuan beban (kg atau lbs).
·
Extension Rod: Batang penyambung untuk mencapai
kedalaman tertentu.
·
Penetration Cone: Ujung kerucut baja dengan sudut dan
luas penampang standar yang menembus tanah.
2. Cara Kerja
Kalibrasi Awal: Pastikan jarum pada dial indicator berada di angka nol.
Penekanan: Operator memegang handle dan menekan alat secara tegak lurus ke dalam tanah dengan kecepatan yang konstan.
Pembacaan: Saat kerucut menembus tanah, tanah akan memberikan perlawanan. Perlawanan ini menekan proving ring hingga sedikit melengkung.
Konversi: Nilai yang terbaca pada dial gauge kemudian dicocokkan dengan tabel kalibrasi alat untuk mengetahui besarnya beban tekan. Nilai ini sering disebut sebagai Cone Index (CI).
3. Kegunaan Utama
Alat ini sangat spesifik digunakan untuk:
·
Evaluasi Lalu Lintas Kendaraan (Trafficability): Menilai
apakah suatu lahan (misal: area proyek atau medan perang bagi kendaraan
militer) cukup kuat untuk dilewati kendaraan berat tanpa amblas.
·
Pertanian: Mengukur tingkat kepadatan tanah (soil compaction) yang
dapat menghambat pertumbuhan akar tanaman.
· Pemeriksaan Dasar Pondasi: Memastikan konsistensi kepadatan tanah dasar pada proyek konstruksi ringan.
4. Kelebihan & Kekurangan
Kelebihan:
·
Tanpa Mesin: Sepenuhnya manual, tidak membutuhkan
listrik atau bahan bakar.
·
Sangat Ringan: Bisa dibawa dengan satu tangan, cocok
untuk survei awal di lahan luas.
·
Sensitif: Sangat akurat untuk mengukur perbedaan
kepadatan pada lapisan tanah yang lunak hingga sedang.
Kekurangan:
·
Kapasitas Terbatas: Karena menggunakan tenaga manusia,
alat ini tidak bisa digunakan pada tanah yang sangat keras atau berbatu.
·
Kedalaman Dangkal: Biasanya hanya digunakan untuk
kedalaman kurang dari 1 meter.
·
Subjektivitas Operator: Kecepatan penekanan yang tidak
stabil oleh operator dapat sedikit memengaruhi hasil pembacaan.

.png)